RSS

Ramalan Bintang – Ramalan Zodiak Harian


ARIES (21 Maret-19 April)

Mulai dari kamu bangun pagi hingga segala aktivitasmu selesai, pikiranmu diisi oleh hal-hal sehubungan asmara. Kalau kamu single, kamu semangat melancarkan aksi untuk membuatmu nggak jomblo lagi. Kalau kamu sudah ada yang punya, hari ini kamu lagi romantis banget.

Kesehatan: Segar!
Keuangan: Kocek tebal.
Asmara: Klop, deh, pokoknya.
Kepribadian: Meskipun kamu sering egois, ada saat-saat ‘langka’ ketika kamu bisa



TAURUS (20 April-20 Mei)

Kamu sangat ngga yakin dengan situasi yang kamu hadapi. Hal ini membuatmu minta masukan banyak orang. Tapi justru dengan tindakanmu ini, kamu jadi makin bingung dan lama mengambil keputusan. Coba dengan masukan dari sedikit orang saja buat bahan pertimbangan.

Kesehatan: Cukup semangat.
Keuangan: Stabil.
Asmara: Kian menjauh.
Kepribadian: Plin plan memang sudah jadi bagian dari dirimu, tapi tetap bisa kok diminimalkan.


GEMINI (21 Mei-21 Juni)

Kamu mulai teringat lagi sama beberapa tugasmu yang belakangan ini senagaja kamu tunda-tunda. Nah, mumpung hari ini kamu punya banyak waktu luang, sebaiknya kamu mulai merencanakan mau mulai menyelesaikan apa saja.

Kesehatan: Kondisi membaik setelah flu.
Keuangan: Tergoda untuk banyak jajan.
Asmara: Kok teringat terus dengannya yah?
Kepribadian: Kalau kamu ngga mau mencoba sesuatu yangbaru, terus kapan mau berkembangnya donk?!



CANCER (22 Juni-22 Juli)

Hari ini membuatmu cukup jenuh. Ngga tau kenapa, kamu merasa bosaaan sekali dengan apapun yang kamu lakukan. Semua terasa salah dan ingin rasanya kamu mendapat hal baru dalam hidupmu. Cobalah membuat rencana untuk berlibur dan melupakan semua yang selama ini membebanimu.

Kesehatan: Hati-hati kehujanan.
Keuangan: Jangan lupa untuk menabung.
Asmara: Agak membingungkan.
Kepribadian: Kamu itu memnag ngga bisa hanya menekuni satu bidang, tapi harus banyak hal yang bisa jadi penyemangatmu.


LEO (23 Juli-22 Agustus)

Sudah lama kamu ngga bertemu dengan beberapa teman dekatmu. Akan ada ajakan untuk berkumpul bersama dan kamu diminta mengkordinasikan pertemuan tersebut. Padahal kamu malas banget menghubungi sana-sini dan inginnya hanya sebagai “tamu” yang tinggal datang saja.

Kesehatan: Energi lagi cukup banyak.
Keuangan: Cukup stabil.
Asmara: Berbunga-bunga.
Kepribadian: Kamu kurang terbuka sama orang lain, sehingga sulit mengkomunikasikan yang sedang kamu rasakan.





VIRGO (22 Agustus-22 September)

Akan ada suatu kegiatan baru yang akan kamu geluti. Dukungan dari lingkungan sangatlah kamu perlukan untuk mempertahankan konsistennya kamu bergelut di situ. Untuk itu sebaiknya kamu meminta restu dari pihak keluarga terlebih dahulu.

Kesehatan: Sedikit flu.
Keuangan: Ngga terlalu ada masalah.
Asmara: Kehilangan dia semakin kamu rasakan.
Kepribadian: Biarkan apa yang sudah terjadi menjadi bagian dari pengalaman, jangan disesali.



LIBRA (23 September-23 Oktober)

Berhemat memang baik. Akan tetapi, niatmu ini kamu wujudkan dengan cara nggak mengeluarkan sepeser uangpun, tapi malah menebeng teman-temanmu, misalnya ketika membeli makanan. Pelit dan berhemat itu beda, loh, tapi dalam kasus kamu, perbedaannya itu sangat tipis!

Kesehatan: Kok sering makan makanan nggak sehat?
Keuangan: Pelit!
Asmara: Harap-harap cemas.
Kepribadian: Membiarkan orang lain yang rugi kadangkala sering kamu lakukan. Kalau kamu diperlakukan seperti itu, apa kamu mau?


SCORPIO (24 Oktober-21 November)

Dalam keadaan gelisah, kamu berusaha ikhlas dan memasrahkan semuanya. Ini merupakan cara yang baik supaya kamu lebih tenang dan ngga dihantui sama kekhawatiran yang ngga bermakna. Lagian kan selama ini apa yang kamu cemaskan belum tentu terjadi. Jadi nikmati saja apa yang bisa kamu nikmati.

Kesehatan: Jangan lupa minum vitamin.
Keuangan: Atur anggaran lebih teliti.
Asmara: Yakin mau sama dia?
Kepribadian: Kamu memang punya kecenderungan perfeksionis. Tapi kalau ada keadaan yang ngga sesuai dengan keinginanmu, ngga usah panik donk.



SAGITARIUS (23 November-21 Desember)

Kamu memang senang bertemu dnegan orang baru, dan nampaknya hari ini kamu akan berjumpa dengan beberapa orang yang memang memiliki minat yang sama denganmu. Dengan mereka nantinya, kamu bisa bertular pikiran dengan asyik dan mungkin tak kenal waktu.

Kesehatan: Jangan terburu-buru saat makan.
Keuangan: Cukup menggembirakan.
Asmara: Kemungkinan akan ada asmara baru.
Kepribadian: Rasa malas yang kamu rasakan bisa kamu tanggulangi dengan cara melakukan hobi-mu.



CAPRICORN (22 Desember-18 Januari)

Hari ini kamu agak dibingungkan oleh dua pilihan: Haruskah kamu menarik diri dan berusaha untuk tidak ‘terjebak’ dalam sebuah masalah yang dialami oleh seorang temanmu, atau justru haruskah kamu membantu hingga kamu ikut campur? Apa pun pilihanmu, coba konsultasikan dengan kata hatimu terlebih dahulu.

Kesehatan: Jangan lupa makan makanan sehat.
Keuangan: Seimbang.
Asmara: Agak membingungkan.
Kepribadian: Jangan terlalu gegabah dalam mengambil sebuah tindakan. Hanya karena impuls, kamu sering membuat langkah yang kurang tepat.

!




AQUARIUS (18 Januari-18 Februari)

Rasanya kamu hari ini malas banget memulai lagi aktivitas yang itu-itu saja. Kayaknya kamu lebih baik memikirkan saat ini kalau mau ganti jalur karir atau kesibukan yang saat ini kamu geluti sebelum terlalu jauh. Tapi ingat, semua harus dipikirkan masak-masak, jangan sampai menyesal di kemudian hari.

Kesehatan: Mulai bersemangat.
Keuangan: Sedang saja.
Asmara: Kian berdebar.
Kepribadian: Jangan terburu-buru mengambil kesemipulan dari keadaan yang belum jelas.


PISCES (18 Februari-20 Maret)

Karismamu hari ini akan sangat kamu perlukan. Ada sebuah kegiatan yang harus dirampungkan bersama, dan ini biasanya nggak mudah, karena masing-masing pihak ingin menang sendiri. Dengan karismamu, kamu bisa coba untuk menjadi penengah yang dapat mempermudah jalannya proses kegiatan tersebut.

Kesehatan: Lumayan segar.
Keuangan: Terkontrol.
Asmara: Saling mengerti.
Kepribadian: Dengan segala bakat yang kamu miliki, sebaiknya kamu selalu menggunakannya untuk hal-hal yang positif saja.



Tips pacaran bagi umat muslim

sebenarnya banyak ulama dan ustadz yang mengharamkan pacaran, misalnya saja ustadz Muhammad Umar as Sewed. jadi sebaiknya segera menikahlah dan jangan berpacaran…

sebuah syair mengatakan:
kadang peristiwa besar bermula dari hal-hal kecil
permulaannya memandang, lalu tersenyum, kemudian menyapa, lalu mengobrol, lantas janjian, kemudian berkencan, dan akhirnya berzina

Bagi yang sudah terlanjur berbuat dosa maka bertaubatlah dan jangan putus asa, Allah pasti mengampuni hambanya yang bertaubat dan memohon ampun…

Beberapa tips pacaran yang islami:
1. Jangan berduaan dengan pacar di tempat sepi, kecuali ditemani mahram dari sang wanita (jadi bertiga)
2. Jangan pergi dengan pacar lebih dari sehari semalam kecuali si wanita ditemani mahramnya
3. Jangan berjalan-jalan dengan pacar ke tempat yang jauh kecuali si wanita ditemani mahramnya
4. Jangan bersentuhan dengan pacar, jangan berpelukan, jangan meraba, jangan mencium, bahkan berjabat tangan juga tidak boleh, apalagi yang lebih dari sekedar jabat tangan
5. Jangan memandang aurat pacar, masing-masing harus memakai pakaian yang menutupi auratnya
6. Jangan membicarakan/melakukan hal-hal yang membuat terjerumus kedalam zina
7. Jangan menunda-nunda menikah jika sudah saling merasa cocok

Wanita Bisu, Tuli, Buta dan Lumpuh.....


Seorang lelaki yang saleh bernama Tsabit bin Ibrahim sedang berjalan di pinggiran kota Kufah. Tiba-tiba dia melihat sebuah apel jatuh di sungai. Melihat apel yang merah ranum itu tergeletak di tanah terbitlah air liur Tsabit, terlebih-lebih di hari yang sangat panas dan di tengah rasa lapar dan haus yang mendera. Maka tanpa berpikir panjang dipungut dan dimakannyalah buah apel yang terlihat sangat lezat itu. Akan tetapi baru setengahnya di makan dia teringat bahwa buah apel itu bukan miliknya dan dia belum mendapat ijin pemiliknya.

Maka ia segera pergi menyusuri sungai hingga sampai ke dalam kebun buah-buahan itu dengan maksud hendak menemui pemiliknya agar menghalalkan buah apel yang telah terlanjur dimakannya. Di kebun itu ia bertemu dengan seorang lelaki. Maka langsung saja ia berkata, "Aku sudah memakan setengah dari buah apel ini. Aku berharap Anda menghalalkannya". Orang itu menjawab, "Aku bukan pemilik kebun ini. Aku hanya khadamnya yang ditugaskan merawat dan mengurusi kebunnya".

Dengan nada menyesal Tsabit bertanya lagi, "Dimana rumah pemiliknya? Aku akan menemuinya dan minta agar dihalalkan apel yang telah kumakan ini." Pengurus kebun itu memberitahukan, "Apabila engkau ingin pergi kesana maka engkau harus menempuh perjalanan sehari semalam".

Tsabit bin Ibrahim bertekad akan pergi menemui si pemilik kebun itu. Katanya kepada orangtua itu, "Tidak mengapa. Aku akan tetap pergi menemuinya, meskipun rumahnya jauh. Aku telah memakan apel yang tidak halal bagiku karena tanpa seijin pemiliknya. Bukankah Rasulullah Saw sudah memperingatkan kita lewat sabdanya : "Siapa yang tubuhnya tumbuh dari yang haram, maka ia lebih layak menjadi umpan api neraka."

Tsabit pergi juga ke rumah pemilik kebun itu, dan setiba disana dia langsung mengetuk pintu. Setelah si pemilik rumah membukakan pintu, Tsabit langsung memberi salam dengan sopan, seraya berkata, "Wahai tuan yang pemurah, saya sudah terlanjur makan setengah dari buah apel tuan yang jatuh ke luar kebun tuan. Karena itu sudikah tuan menghalalkan apa yang sudah kumakan itu ?" Lelaki tua yang ada di hadapan Tsabit mengamatinya dengan cermat. Lalu dia berkata tiba-tiba, "Tidak, aku tidak bisa menghalalkannya kecuali dengan satu syarat." Tsabit merasa khawatir dengan syarat itu karena takut ia tidak bisa memenuhinya. Maka segera ia bertanya, "Apa syarat itu tuan?" Orang itu menjawab, "Engkau harus mengawini putriku !"

Tsabit bin Ibrahim tidak memahami apa maksud dan tujuan lelaki itu, maka dia berkata, "Apakah karena hanya aku makan setengah buah apelmu yang jatuh ke luar dari kebunmu, aku harus mengawini putrimu ?" Tetapi pemilik kebun itu tidak menggubris pertanyaan Tsabit. Ia malah menambahkan, katanya, "Sebelum pernikahan dimulai engkau harus tahu dulu kekurangan-kekurangan putriku itu. Dia seorang yang buta, bisu, dan tuli. Lebih dari itu ia juga seorang gadis yang lumpuh !"

Tsabit amat terkejut dengan keterangan si pemilik kebun. Dia berpikir dalam hatinya, apakah perempuan semacam itu patut dia persunting sebagai isteri gara-gara ia memakan setengah buah apel yang tidak dihalalkan kepadanya? Kemudian pemilik kebun itu menyatakan lagi, "Selain syarat itu aku tidak bisa menghalalkan apa yang telah kau makan !"

Namun Tsabit kemudian menjawab dengan mantap, "Aku akan menerima pinangannya dan perkawinannya. Aku telah bertekad akan mengadakan transaksi dengan Allah Rabbul 'Alamin. Untuk itu aku akan memenuhi kewajiban-kewajiban dan hak-hakku kepadanya karena aku amat berharap Allah selalu meridhaiku dan mudah-mudahan aku dapat meningkatkan kebaikan-kebaikanku di sisi Allah Ta'ala". Maka pernikahanpun dilaksanakan. Pemilik kebun itu menghadirkan dua saksi yang akan menyaksikan akad nikah mereka. Sesudah perkawinan usai, Tsabit dipersilahkan masuk menemui istrinya. Sewaktu Tsabit hendak masuk kamar pengantin, dia berpikir akan tetap mengucapkan salam walaupun istrinya tuli dan bisu, karena bukankah malaikat Allah yang berkeliaran dalam rumahnya tentu tidak tuli dan bisu juga. Maka iapun mengucapkan salam, "Assalamu'alaikum�."

Tak dinyana sama sekali wanita yang ada dihadapannya dan kini resmi menjadi istrinya itu menjawab salamnya dengan baik. Ketika Tsabit masuk hendak menghampiri wanita itu, dia mengulurkan tangan untuk menyambut tangannya. Sekali lagi Tsabit terkejut karena wanita yang kini menjadi istrinya itu menyambut uluran tangannya.

Tsabit sempat terhentak menyaksikan kenyataan ini. "Kata ayahnya dia wanita tuli dan bisu tetapi ternyata dia menyambut salamnya dengan baik. Jika demikian berarti wanita yang ada di hadapanku ini dapat mendengar dan tidak bisu. Ayahnya juga mengatakan bahwa dia buta dan lumpuh tetapi ternyata dia menyambut kedatanganku dengan ramah dan mengulurkan tangan dengan mesra pula", kata Tsabit dalam hatinya. Tsabit berpikir mengapa ayahnya menyampaikan berita-berita yang bertentangan dengan kenyataan yang sebenarnya ?

Setelah Tsabit duduk disamping istrinya, dia bertanya, "Ayahmu mengatakan kepadaku bahwa engkau buta. Mengapa ?" Wanita itu kemudian berkata, "Ayahku benar, karena aku tidak pernah melihat apa-apa yang diharamkan Allah". Tsabit bertanya lagi, "Ayahmu juga mengatakan bahwa engkau tuli. Mengapa?" Wanita itu menjawab, "Ayahku benar, karena aku tidak pernah mau mendengar berita dan cerita orang yang tidak membuat ridha Allah. Ayahku juga mengatakan kepadamu bahwa aku bisu dan lumpuh, bukan?" tanya wanita itu kepada Tsabit yang kini sah menjadi suaminya. Tsabit mengangguk perlahan mengiyakan pertanyaan istrinya. Selanjutnya wanita itu berkata, "aku dikatakan bisu karena dalam banyak hal aku hanya mengunakan lidahku untuk menyebut asma Allah Ta'ala saja. Aku juga dikatakan lumpuh karena kakiku tidak pernah pergi ke tempat-tempat yang bisa menimbulkan kegusaran Allah Ta'ala".

Tsabit amat bahagia mendapatkan istri yang ternyata amat saleh dan wanita yang akan memelihara dirinya dan melindungi hak-haknya sebagai suami dengan baik. Dengan bangga ia berkata tentang istrinya, "Ketika kulihat wajahnya��Subhanallah, dia bagaikan bulan purnama di malam yang gelap".

Tsabit dan istrinya yang salihah dan cantik rupawan itu hidup rukun dan berbahagia. Tidak lama kemudian mereka dikaruniai seorang putra yang ilmunya memancarkan hikmah ke penjuru dunia.
Itulah Al Imam Abu Hanifah An Nu'man bin Tsabit.
Copyright 2009 AURORA'S WORLD. All rights reserved.
Free WPThemes presented by Leather luggage, Las Vegas Travel coded by EZwpthemes.
Bloggerized by Miss Dothy