1. Menyambung rambut palsu
2. Bertatu, mencabut bulu wajah dan mengikir gigi
3. Keluar rumah dengan memakai minyak wangi
4. Memperlihatkan perhiasan(bersolek) di depan lalaki lain
5. Menolak panggilan suami untuk tidur bersama
6. Membuka rahsia hubungan suami isteri
7. Berpuasa sunat tanpa izin suami
8. Membelanjakan harta suami, tanpa izin suami
9. Derhaka kepada suami
10. Meminta cerai tanpa sebab yang jelas
11. Mengingkari kebaikan suami
12. Bersama lelaki lain yang bukan mahram
13. Memandang lelaki yang bukan mahramnya
14. Bersalaman dengan lelaki bukan mahram
15. Menyerupai lelaki
16. Membuka rahsia wanita lain kepada suami
17. Memandang aurat wanita lain
18. Keluar rumah tanpa ada keperluan
19. Masuk permandian awam
20. Mencakar-cakar tubuh ketika dapat musibah
21. Meratapi kematian
22. Berhias atas meninggalnya seseorang
23. Menghantar jenazah
24. Mempercayai dukun dan peramal
25. Menyumpah anak-anak sendiri
26. Tidak bertegur sapa dengan sesama muslim
27. Menganiaya pembantu
28. Mengganggu jiran
29. Minta cerai kerana suami sakit
30. Minta cerai kerana suami menikah lagi
30 Larangan – Untuk wanita
Rahasia Sholat lima waktu
Sewaktu Rasullullah SAW duduk bersama para sahabat Muhajirin dan Ansyar, maka dengan tiba – tiba datanglah satu rombongan orang-orang Yahudi, lalu berkata: Ya Muhammad, kami hendak tanya kepada kamu kalimat – kalimat yang telah diberikan oleh Allah kepada Nabi Musa AS, yang tidak diberikan kecuali kepada para Nabi utusan Allah atau malaikat muqarrabin Lalu Rasullullah SAW, bersabda : Silahkan bertanya. Berkata orang Yahudi: Silahkan terangkan kepada kami tentang lima waktu yang diwajibkan oleh Allah ke atas umatmu, Sabda Rasullullah SAW: Sholat Zuhur jika tergelincir matahari, maka bertasbihlah segala sesuatu kepada TuhanNya, Sholat Asar itu ialah saat ketika Nabi Adam AS, memakan buah Khuldi, Sholat Maghrib itu adalah saat Allah menerima taubat Nabi Adam A.S, maka setiap mukmin yang sholat Maghrib dengan ikhlas kemudian dia berdoa meminta sesuatu pada Allah maka pasti Allah akan mengkabulkan permintaannya, Sholat Isya itu ialah sholat yang dikerjakan oleh para Rasul – Rasul sebelumku, Sholat Subuh adalah sebelum terbit matahari, ini karena apabila matahari terbit, terbitnya di antara dua tanduk syaitan dan disitu sujudnya tiap orang kafir.
Setelah orang Yahudi mendengar penjelasan dari Rasullullah SAW, maka mereka berkata: Memang benar apa yang kamu katakan itu Muhammad, katakanlah kepada kami apakah pahala yang akan di dapati oleh orang yang sholat.
Rasullullah SAW bersabda: Jagalah waktu-waktu sholat terutama sholat yang pertengahan, Sholat Zuhur, pada saat itu nyalanya neraka Jahanam, orang mukmin yang mengerjakan sholat pada ketika itu akan diharamkan keatasnya uap api neraka Jahanam pada hari Kiamat.
Sabda Rasullullah SAW lagi: Manakala sholat Asar, adalah saat di mana Nabi Adam AS. Memakan buah Khuldi, Orang mukmin yang mengerjakan sholat Asar akan diampunkan dosanya seperti bayi yang baru lahir.
Setelah itu Rasullullah SAW membaca ayat yang bermaksud : Jagalah waktu – waktu sholat terutama sekali sholat yang pertengahan, sholat Maghrib itu adalah saat di mana taubat Nabi Adam A.S, diterima, Seorang mukmin yang ikhlas mengerjakan sholat Maghrib kemudian meminta sesuatu dari Allah maka Allah akan perkenankan.
Sabda Rasullullah S.A.W.: Sholat Isya (atamah). Katakan kubur itu adalah sangat gelap dan begitu juga pada hari Kiamat, maka seorang mukmin yang berjalan dalam malam yang gelap untuk pergi menunaikan sholat Isya berjamaah , Allah S.W.T. haramkan dari terkena nyalanya api neraka dan diberinya cahaya untuk menyeberangi titian sirath.
Sabda Rasullullah S.A.W. seterusnya: Sholat Subuh pula, seorang mukmin yang mengerjakan sholat Subuh selama 40 hari secara berjamaah, diberi oleh Allah S.W.T. dua kebebasan yaitu:
Dibebaskan dari api neraka.
Dibebaskan dari nifaq.
Setelah orang Yahudi mendengar penjelasan dari Rasullullah S.A.W. maka mereka berkata: Memang benarlah apa yang kamu katakan itu wahai Muhammad (S.A.W). Kini katakan pula kepada kami semua kenapakah Allah S.W.T. mewajibkan puasa 30 hari ke atas umatmu?
Sabda Rasullullah S.A.W. : Ketika Nabi Adam memakan buah pohon yang dilarang, lalu makanan itu tersangkut dalam perut Nabi Adam A.S. selama 30 hari. Kemudian Allah S.W.T. mewajibkan ke atas keturunan Adam A.S. berlapar selama 30 hari. Sementara izin makan di waktu malam itu adalah sebagai kurnia Allah S.W.T. kepada makhlukNya.
Kata orang Yahudi: Wahai Muhammad, memang benarlah apa yang kamu katakan itu. Kini terangkan kepada kami ganjaran pahala yang diperolehi dari puasa itu.
Sabda Rasullullah S.A.W.: Seorang hamba yang berpuasa dalam bulan Ramadhan dengan ikhlas kepada Allah S.W.T. dia akan diberi oleh Allah S.W.T. tujuh perkara:
Akan dicairkan daging haram yg tumbuh dari badannya (daging yang tumbuh dengan makanan yang haram) .
Rahmat Allah senantiasa dekat dengannya.
Diberi oleh Allah sebaik-baik amal.
Dijauhkan dari merasa lapar dan haus.
Diringankan baginya siksa kubur (siksa yang sangat mengerikan).
Diberikan cahaya oleh Allah S.W.T. pada hari Kiamat untuk menyeberang titian sirath.
Allah S.W.T. akan memberinya kemudian di syurga.
Kata orang Yahudi : Benar apa yang kamu katakan itu Muhammad. Katakan kepada kami kelebihanmu antara semua para nabi-nabi
Sabda Rasullullah S.A.W.: Seorang nabi mengunakan doa mustajabnya untuk membinasakan umatnya, tetapi saya tetap menyimpankan doa saya (untuk saya gunakan memberi syafaat pada umat saya di hari kiamat).
Kata orang Yahudi : Benar apa yang kamu katakan itu Muhammad, kini kami mengakui dengan ucapan Asyhadu Alla illaha illallah, wa asyhadu anna Muhammada Rasulullah (kami percaya bahwa tiada Tuhan kecuali Allah dan engkau utusan Allah). Dan sesungguhnya akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta , jiwa dan buah2an. Dan berilah berita gembira kepada orang2 yang sabar. (Al-Baqarah [2] : 155)
Disebutkan di dalam satu riwayat, bahawasanya apabila para makhluk dibangkitkan dari kubur, mereka semuanya berdiri tegak di kubur masing masing selama 44 tahun UMUR AKHIRAT dalam keadaan TIDAK MAKAN dan TIDAK MINUM, TIDAK DUDUK dan TIDAK BERBICARA.
Bertanya orang kepada Rasulullah S.A.W. : Bagaimana kita dapat mengenali ORANG –ORANG MUKMIN kelak di hari qiamat? Maka jawabnya Rasulullah S.A.W, Umat dikenal karena WAJAH mereka putih disebabkan oleh WUDHU.
Bila qiamat datang maka malaikat datang ke kubur orang mukmin sambil membersihkan debu di badan mereka KECUALI pada tempat sujud. Bekas SUJUD tidak dihilangkan. Maka memanggillah dari zat yang memanggil.
Bukanlah debu itu dari debu kubur mereka, akan tetapi debu itu ialah debu KEIMANAN mereka. Oleh itu tinggallah debu itu sehingga mereka melalui titian Siratul Mustaqim dan memasuki alam syurga, sehingga setiap orang melihat para mukmin itu mengetahui bahwa mereka adalah pelayan Ku dan hamba-hambaKu.
Disebutkan oleh hadith Rasulullah saw bahwa sepuluh orang yang mayatnya TIDAK BUSUK dan TIDAK KRIPUT dan akan bangkit dalam tubuh asal diwaktu mati:
Para Nabi
Para Ahli Jihad
Para Alim Ulama
Para Syuhada
Para Penghafal Al Quran
Imam atau Pemimpin yang Adil
Tukang Azan
Wanita yang mati kelahiran/ beranak
Orang mati dibunuh atau dianiaya
Orang yang mati di siang hari atau di malam Jumat jika mereka itu dari kalangan orang yang beriman.
Di dalam satu riwayat yang lain dari Jabir bin Abdullah r.a sabda Rasulullah S.A.W.: Apabila datang hari qiamat dan orang orang yang berada di dalam kubur dibangkitkan maka Allah SWT memberi wahyu kepada Malaikat Ridhwan :
Wahai Ridhwan, sesungguhnya Aku telah mengeluarkan hamba-hamba Ku berpuasa (ahli puasa) dari kubur mereka di dalam keadaan letih dan dahaga. Maka ambillah dan berikan mereka segala makanan yang digoreng dan buah buahan syurga.
Maka Malaikat Ridhwan menyeru, wahai sekalian kawan-kawan dan semua anak-anak yang belum baligh, lalu mereka semua datang dengan membawa dulang dari nur dan berhimpun dekat Malaikat Ridhwan bersama dulang yang penuh dengan buahan dan minuman yang lezat dari syurga dengan sangat banyak melebihi daun-daun kayu di bumi.
Jika Malaikat Ridhwan berjumpa mukmin maka dia memberi makanan itu kepada mereka sambil mengucap sebagaimana yang difirman oleh Allah SWT di dalam Surah Al-Haqqah bermaksud : Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan AMAL yang telah kamu kerjakan pada HARI yang telah lalu itu.
Tolong sebarkan kisah ini kepada saudara Islam yang lain. Ilmu yang bermanfaat ialah salah satu amal yang berkekalan bagi orang yang mengajarnya meskipun dia sudah mati. Dan (ingatlah) Allah senantiasa mengetahui dengan mendalam akan apa jua yang kamu lakukan, Surah Al-Baqarah [2] : 110 yang artinya “Dan dirikanlah salat dan tunaikanlah zakat. Dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahalanya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan”.
Wanita calon penghuni Surga
Bismillahirrohmanirrohim...
Wahai wanita para calon penghuni surga……..
Ketahuilah, kedudukanmu lebih utama daripada bidadari.
Sebab, bidadari tidak pernah merasa lelah, tidak dibebani kewajiban berupa ketaatan, peribadatan, muamalah, perintah dan larangan. Kepadamu diwajibkan ketaatan kepada Tuhanmu dan kepada suamimu serta mendidik anak2mu dan mengurus rumah tanggamu.
Ketahuilah ….
meskipun di dunia kau mungkin kerap kali dihinggapi rasa lelah, kesusahan, kegelisahan mengurus buah hati kita, atau barangkali perasaan sakit ketika engkau berjuang melahirkan mereka. Namun percayalah perasaan itu semua akan hilang saat engkau mendapat ijin dari-Nya untuk tinggal didalam surga-Nya.
Wahai wanita calon penghuni surga …..
jika engkau benar2 merindukan surga-Nya, Hendaklah engkau rajin berpuasa, bersikap tegar, gemar beribadah, perbanyaklah mohon ampunan dari Nya , bersabarlah serta taatlah kepada Tuhanmu dan kepada suamimu,Jalankan kewajiban-kewajibanmu dalam mengasuh dan mendidik anak2mu, bimbing saudara2mu, nasehati teman2mu, jaga hak tetanggamu, Yang tidak boleh kau lupakan adalah sayangi kedua orang tuamu, karena merekalah kau menjadi ada, tundukkan pandanganmu saat berhadapan dengan mereka, dan jangan sekali2 kau tinggikan suaramu ketika berbicara dengan mereka.
Wahai wanita calon penghuni surga……
Usahakan setiap malammu untuk memperbanyak sujud kepada-Nya. Tidak sepantaslah seorang wanita yang rindu akan surga-Nya, berperilaku kasar, suka berteriak, pemarah, mudah cemas dan gelisah, suka mengungkit-ungkit kebaikannya dan suka mengeraskan suara tangisnya.
Yang terbaik bagimu adalah kaitkan hatimu kepada Allah dan menyintai-Nya sepenuh hatimu
Ya Allah… sungguh kami memohon surga kepadaMu, dan kami berlindung kepada-Mu dari api neraka
PLEASE CALL OUR MASJID "MASJID"! Not "MOSQUE"!!!
Mosque' diperoleh dari kata dalam bahasa Spanyol, yaitu "Mosquito"
("Nyamuk"). Dinamakan sepert itu karena saat Perang Salib terjadi, Raja
Ferdinand berkata bahwa mereka akan berangkat dan membasmi Muslim "like
mosquitoes" ("seperti nyamuk-nyamuk"). (Dimana lagi mereka dapat
temukan muslim dalam jumlah yang cukup besar untuk dibasmi jika bukan
di Masjid?).
Lalu tanpa rasa sungkan mereka menyebut "Masjid" sebagai "Mosque".
dan bahasa langgar pada mushollah ,,,
Jadi saudara-saudara seiman, hindarilah penggunaan kata yang dengan
jelas menunjukkan tamparan kemuakan ke wajah umat. Beritahukanlah
saudara-saudara kita tentang sejarah dan etimologi (ilmu asal kata)
tentang kata ini. Dan marilah kita ganti kata itu dengan kata yang
memiliki makna yang seharusnya : Masjid! Tempat untuk Bersujud!! Bukan
Mosque: tempat pembasmian!
EGP
EGP : Emang Gue Pikirin..
Istilah ini telah merasuk ke hampir seluruh lapisan masyarakat dari anak-anak, remaja,para orang tua. Bukan hanya sebatas sebuah lagu namun telah benar-benar dianut menjadi semacam sebuah komitmen terhadap peringatan/perkataan orang lain yang dianggap mencampuri kehidupan seseorang.
Jika sebuah perkataan/sindiran tersebut mencela orang yang berbuat kebaikan, kalimat EGP boleh digunakan namun menjadi masalah jika sebuah peringatan datang kepada orang yang berbuat kesalahan,melanggar syariah agama Islam atau melakukan maksiat,lantas orang tersebut menanggapi dengan EGP atau cuek saja.. Ini yang berbahaya..
Bukankah Islam adalah agama yang selamat? ketika datang teguran karena seseorang melakukan kesalahan dan ditanggapi dengan EGP.. ini berarti orang yang menyatakan dirinya Islam tsb tidak menyadari bahwa teguran itu untuk keselamatannya.
“Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah membiarkannya sesat dengan sepengetahuanNya, dan Allah telah mengunci pendengaran dan hatinya, serta meletakkan tutup atas penglihatannya? Maka siapakah yang mampu memberinya petunjuk setelah Allah membiarkannya sesat? Mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?” (Al-Jatsiyah 23)
EGP untuk menjawab agar tetap bisa melanjutkan suatu kemaksiatan,adalah sama dengan merusak diri sendiri. Bagaimanakah seharusnya EGP bagi orang yang mengaku Islam?
1. Cek dengan Al-Quran
Orang Islam yang bertaqwa ketika menerima teguran atau sindiran dari seseorang akan langsung koreksi diri, dan mengecek pada Al-Quran sebagai pedoman hidup seorang muslim,apakah yang dilakukan tsb dianjurkan atau dilarang. Ketika tahu sebuah larangan haruslah ditinggalkan bukan malah EGP.
2.Takut pada Allah SWT
Orang Islam sudah seharusnya memiliki rasa takut pada Allah,karena sesungguhnya inilah salah satu bukti keimanannya. Jika ada muslim yang tidak memiliki rasa takut pada Allah,tidak merasa senantiasa diawasi olehNya,sama saja ia tidak beriman pada Allah SWT.
3. Ridho atas segala ketentuanNya
sikap ridho terhadap apa yang terjadi atas hidup kita akan membuat kita tenang,tentram. Menyadari segala hal yang menimpa kita adalah atas ijinNya akan membuat kita sabar menerima apapun kejadian dalam hidup,entah hinaan,tuduhan bahkan fitnah,semua kita kembalikan padaNya. Tidak ada sesuatu musibah yang tidak memberi hikmah bagi yang tertimpa.
4. Sadari ada hidup yang lebih lama dari hidup di dunia ini.
Kita hidup di dunia sesungguhnya adalah proses pembelajaran,dari tidak tahu menjadi tahu,dari salah menjadi benar,ini harus disadari karena jika tidak kita akan terus sesat,menjadi manusia yang merugi karena tidak juga bisa mengambil hikmah dan perbaikan dari setiap kejadian. Hidup sekarang adalah jembatan untuk sampai ke hidup yang lebih kekal yaitu kampung akhirat. Dan kualitas kehidupan nanti ditentukan oleh semua yang kita lakukan selama hidup di dunia ini.
Inilah bekal kita sebagai muslim yang bertaqwa padaNya,bukan sekedar bisa mengucapkan Emang Gue Pikirin..
Reg Ramal [kirim ke xxxx]
ini merupakan kalimat terahir dari setiap iklan yang menawarkan ramalan. hal ini perlu kita waspadai, karena percaya pada ramalan adalah bagian dari syirik, dosa besar.
kita jangan tergiur dengan ajakan untuk mengetahui [meramal] masa depan kita, rejeki kita, jodoh kita, kesehatan dan usia kita. apalagi sampai minta tolong pada orang pintar, dukun, paranormal untuk mendapatkan informasi tentang kejadian yang belum terjadi. minta bantuan pada mereka untuk mencapai sesuatu dan mempercayai bahwa orang tersebut dapat membantu apa yang kita inginkan . itu syirik dan dosa syirik adalah sangat dibenci Allah. syirik pada Allah sama saja dengan menduakan Allah, percaya pada selain Allah, mengakui ada orang yang lebih pandai, lebih tahu, lebih cespleng selain allah. tentu Allah akan sangat murka dan tidak akan mengampuni dosa kita. bayangkan saja kalau kita memiliki kekasih, dan kekasih itu ternyata memiliki orang selain kita, dan kita ternyata diduakan, bagaimana perasaan kita, hati kita. tentunya akan hancur, marah, benci, tidak percaya lagi dll.
Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar. [4:48]
bila kita masih percaya pada apa kata ramalan, berarti kita masih percaya dan yakin pada setan. itu adalah salah satu cara setan menggoda kita untuk berada pada jalan yang salah.
hal hal yang termasuk syirik :
1. percaya pada selain Allah
2. percaya pada kitab selain al quran [primbon, hongsui,dll]
3. percaya pada barang berkasiat,ajian,penarik rejeki,jimat [batu,keris,kembang,kaligrafi,binatang,tanaman]
4. percaya pada ahli nujum[peramal, dukun, paranormal]
masalah utama penyebab kesyirikan adalah jaman instan, dimana semua hal dicari jalan pintasnya, dicari cara yang paling cepat dan tidak mau berusaha sendiri. semua serba bisa dibeli, masa depan bisa dibeli, mau jodoh tinggal beli maharnya, mau naik jabatan pergi ke dukun beli keris yang berkasiat, pingin disukai banyak orang mandi kembang 7 rupa jam 12 malam [akhirnya masuk angin]. tinggal berapa banyak duit kita, semua dapat dibeli. tapi sadarkah kita, sudah sehebat itukah manusia? apakah dengan semua itu kita dapat membeli surga? dapat menangguhkan usia kita? dapat membayar siksa dari Allah….
jika kita sadar, semua isi dunia ini adalah milik Allah, hanya kepada-Nya lah sepantasnya kita meminta petunjuk, meminta pertolongan, meminta rejeki, meminta jodoh, meminta anak ataupun meminta umur panjang. hanya kita sendiri yang bisa memohon sesuatu kepada allah, tidak bisa diwakilkan tidak bisa dibeli, dan semua nikmat dari Allah itu diberikan gratis. bukankah Allah yang Memiliki segalanya….Maha Dibutuhkan[Ya Shomad]….Maha Kaya[Ya Ghoniyyu]…Maha Pemberi[Ya Wahhab]..
Hanya milik Allah asmaa-ul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan. [7:180]
bila kita sadari sebenarnya kita bisa melakukannya sendiri, hanya dengan meningkatkan “kualitas sholat kita”, lebih menghayati apa yang kita lakukan dalam sholat, mendalami makna yang terkandung dalam sholat [lebih khusyuk]. dalam bacaan sholat, ternyata kita banyak membaca asmaa-ul husna, ya rochman ya rokhim, ya shomad, ya adzim, dll. dalam sholat kita juga banyak berdzikir[ingat Allah]. banyak doa yang kita panjatkan dalam sholat [salah satunya saat duduk antara dua sujud]
yang artinya:
ya Allah ampunilah kami, kasihilah kami, cukupkan segala kekurangan kami, angkatlah derajat kami, berilah kami rezki, berilah kami petunjuk, berilah kami kesehatan, maafkan segala kesalahan kami….
tanpa kita sadari kita telah banyak memohon pada allah, dalam sehari minimal kita membacanya 17x dalam sholat, apa yang kurang dari doa dan dzikir tersebut diatas, bila dalam kehidupan sehari hari masih banyak masalah? jawabnya tentu karena sholat kita kurang khusyuk, kurang serius, kurang berkualitas, hampa, jauh dari sempurna. mengalir begitu saja tanpa ada rasa yang menggetarkan hati kita, tidak mengingatkan bahwa kita telah melakukan ibadah besar, telah berkomunikasi dengan Allah, melaporkan semua perbuatan kita, keluh kesah kita pada Allah.
Ya Allah..
hanya kepada-Mu lah kami menyembah.
hanya kepada-Mu lah kami mengabdi.
hanya kepada-Mu lah kami memohon dan
hanya kepada-Mu lah kami meminta pertolongan.
... GHIBAH ...
Dikehidupan sehari-hari sering sekali kita mendapati orang lain yang sedang membicarakan temannya,atau tetangganya,atau orang yang sedang lewat dihadapannya bahkan saudaranya sendiripun bisa menjadi bahan pembicaraan.istilahnya gossip/bergunjing...astaghfirullah...Dalam banyak pertemuan di majlis, sering kali yang dijadikan hidangannya adalah menggunjing umat Islam.
Padahal Allah Ta’ala melarang hal tersebut dan menyeru agar segenap hamba menjauhinya. Allah menggambarkan dan mengidentikkan ghibah dengan sesuatu yang amat kotor dan menjijikan. Allah berfirman, “Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik dengannya.” (Al Hujurat:12)
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menerangkan makna ghibah (menggunjing) dalam sabdanya,
“Tahukah kalian apakah ghibah itu?” Mereka menjawab, “Allah dan RasulNya yang lebih mengetahui.” Beliau bersabda, “Yaitu engkau menyebut saudaramu dengan sesuatu yang dibencinya.” Ditanyakan, “Bagaimana halnya jika apa yang aku katakan itu (memang) terdapat pada saudaraku?” Beliau menjawab, “Jika apa yang kamu katakan itu terdapat pada saudaramu, maka engkau telah menggunjingnya (melakukan ghibah) dan jika apa (yang digunjingkan) itu tidak terdapat padanya, maka engkau telah berdusta atasnya.”( Hadits riwayat Muslim, 4/2001.)
Jadi, ghibah adalah menyebutkan sesuatu yang terdapat pada diri seorang muslim, sedang ia tidak suka (jika hal itu disebutkan). Baik mengenai jasmaninya, agamanya, kekayaannya, hatinya, akhlaknya, bentuk lahiriyahnya dan sebagainya. Caranya pun bermacam-macam. Di antaranya dengan membeberkan aib, meniru tingkah laku atau gerak tertentu dari orang yang digunjingkan dengan maksud mengolok-olok.
Banyak orang meremehkan masalah ghibah, padahal dalam pandangan Allah ia adalah sesuatu yang keji dan kotor. Hal itu dijelaskan dalam sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam,
“Riba itu ada tujuh puluh dua pintu, yang paling ringan daripadanya sama dengan seorang laki-laki yang menyetubuhi ibunya (sendiri), dan riba yang paling berat adalah pergunjingan seorang laki-laki atas kehormatan saudaranya.”( As-Silsilah Ash-Shahihah, 1871.)
Wajib bagi orang yang hadir di dalam majlis yang sedang menggunjingkan orang lain, untuk mencegah kemungkaran dan membela saudaranya yang digunjingkan. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam amat menganjurkan hal demikian, sebagaimana dalam sabdanya,
“Barangsiapa menolak (ghibah atas) kehormatan saudaranya, niscaya pada hari kiamat Allah akan menolak menghindarkan api Neraka dari wajahnya.”( Hadits riwayat Ahmad, 6/450, Shahihul Jami’, .6238.)






